Bandara Soekarno Hatta ( kode bandara : CGK) Jakarta terbagi menjadi beberapa terminal.
TERMINAL 1
Terminal 1 merupakan terminal penerbangan domestik
Terminal 1A : Lion Air dan Wings Air untuk keberangkatan & kedatangan rute Pulau Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Ambon & Papua :{ Pontianak (PNK), Palangkaraya (PKY), Banjarmasin (BDJ), Balikpapan (BPN), Surabaya (SUB) Tarakan (TRK), Semarang (SRG), Yogyakarta (JOG) Solo (SOC) Pontianak (PNK), Palangkaraya (PKY), Banjarmasin (BDJ) Balikpapan (BPN) dan Tarakan (TRK) }
Terminal 1B: Lion Air untuk keberangkatan & kedatangan rute Pulau Sumatera ,Lombok (LOP) dan Denpasar (DPS) }, Kartika Airlines, dan Express Air.
Terminal 1C: Batik Air, Citilink, Kalstar, Trigana air dan Airfast Indonesia.
TERMINAL 2
Terminal 2D dan 2E merupakan sub terminal yang khusus penerbangan internasional, Terminal 2F digunakan untuk penerbangan domestik.
Terminal 2D: Air China, All Nippon Airways (ANA), Cathay Pacific, Cebu Pacific, China Airlines, China Southern Airlines, Emirates, Eva Air, Japan Airlines, Jetstar, Kuwait Airlines, Lufthansa, Malaysia Airlines, Philippine Airlines, Qantas, Qatar Airways, Saudi Arabian Airlines, Singapore Airlines, Thai Airways International, Tiger Airways, Turkish Airlines, Valuair, dan Yemenia.
Terminal 2E: Garuda Indonesia Internasional, Air Asia Internasional, Etihad, KLM Royal Dutch Airlines, Korean Air, Lion Air Internasional (Malindo Air & Thai Lion Air), dan Royal Brunei.
Terminal 2 F : Sriwijaya Air, Nam Air, Air Asia Domestik
Terminal 3 Ultimate :
Penerbangan domestik GARUDA INDONESIA
Home » Archives for April 2017
Rabu, 26 April 2017
Benteng Speelwijk - Banten Lama
Benteng Speelwijk terletak di kampung Pamarican sekitar 600 meter ke arah Barat Laut Keraton Surosowan. Benteng ini berbentuk persegi panjang non simetris dan setiap sudutnya terdapat bastion. Benteng Speelwijk didirikan pada tahun 1682, mengalami perluasan pada tahun 1685 dan 1731.
Benteng ini dirancang oleh Hendrick Lucaszoon Cardeel, adapun namanya diambil dari nama gubernur VOC, Cornelis Jansz Speelman. Benteng menjadi simbol kekuasaan kolonial Belanda yang dibangun pada masa kepemimpinan Sultan Abu Nasr Abdul Kahhar, lebih dikenal sebagai Sultan Haji. Sultan Haji adalah putra dari Sultan Ageng Tirtayasa.
Kondisi bangunan saat ini tidak utuh lagi, tapi beberapa sudut benteng ini meninggalkan bentuk bangunan yang masih bisa dinikmati dan diketahui fungsinya. Benteng ini diduga mempunyai dua fungsi, yakni sebagai pertahanan dan pemukiman. Benteng tersebut juga menjadi tempat mengontrol segala kegiatan yang berkaitan dengan Kesultanan Banten dan juga sebagai tempat berlindung/bermukim bagi orang Belanda.
Benteng ini semakin mengokohkan posisi Belanda dalam usahanya memonopoli perdagangan merica yang berasal dari Lampung Selatan, untuk kemudian dijual lagi kepada pedagang-pedagang asing yang berasal dari Cina, Malaysia, Arab, India dan Vietnam. Benteng Speelwijk dilengkapi dengan empat bastion, jendela meriam, ruang jaga, basement untuk gudang/logistik dan tambatan perahu.
Benteng ini dilengkapi parit keliling yang berfungsi sebagai pertahanan luar benteng dengan ketebalan antara 1,5 sampai 2 meter. Di benteng ini terdapat bastion dan sebuah menara pengintai. Di bawah bastion terdapat ruangan tempat mesiu disimpan. Pembagian ruangan utama di dalam benteng adalah kamar penyimpanan senjata, rumah komandan, kantor administrasi dan gereja yang semuanya tinggal reruntuhan dan pondasinya saja. Di areal benteng, tepatnya di sisi luar sebelah selatan terdapat pemakaman orang asing yang disebut kerkhoff. Bentuk bangunan makam terlihat tidak seragam. Salah satu bangunan makam yang paling besar adalah makam Komandan Hugo Pieter Faure (1718 – 1763), sang panglima perang.
Reff :http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbbanten/2015/01/13/benteng-speelwijk-banten-lama/
Benteng ini dirancang oleh Hendrick Lucaszoon Cardeel, adapun namanya diambil dari nama gubernur VOC, Cornelis Jansz Speelman. Benteng menjadi simbol kekuasaan kolonial Belanda yang dibangun pada masa kepemimpinan Sultan Abu Nasr Abdul Kahhar, lebih dikenal sebagai Sultan Haji. Sultan Haji adalah putra dari Sultan Ageng Tirtayasa.
Kondisi bangunan saat ini tidak utuh lagi, tapi beberapa sudut benteng ini meninggalkan bentuk bangunan yang masih bisa dinikmati dan diketahui fungsinya. Benteng ini diduga mempunyai dua fungsi, yakni sebagai pertahanan dan pemukiman. Benteng tersebut juga menjadi tempat mengontrol segala kegiatan yang berkaitan dengan Kesultanan Banten dan juga sebagai tempat berlindung/bermukim bagi orang Belanda.
Benteng ini semakin mengokohkan posisi Belanda dalam usahanya memonopoli perdagangan merica yang berasal dari Lampung Selatan, untuk kemudian dijual lagi kepada pedagang-pedagang asing yang berasal dari Cina, Malaysia, Arab, India dan Vietnam. Benteng Speelwijk dilengkapi dengan empat bastion, jendela meriam, ruang jaga, basement untuk gudang/logistik dan tambatan perahu.
Benteng ini dilengkapi parit keliling yang berfungsi sebagai pertahanan luar benteng dengan ketebalan antara 1,5 sampai 2 meter. Di benteng ini terdapat bastion dan sebuah menara pengintai. Di bawah bastion terdapat ruangan tempat mesiu disimpan. Pembagian ruangan utama di dalam benteng adalah kamar penyimpanan senjata, rumah komandan, kantor administrasi dan gereja yang semuanya tinggal reruntuhan dan pondasinya saja. Di areal benteng, tepatnya di sisi luar sebelah selatan terdapat pemakaman orang asing yang disebut kerkhoff. Bentuk bangunan makam terlihat tidak seragam. Salah satu bangunan makam yang paling besar adalah makam Komandan Hugo Pieter Faure (1718 – 1763), sang panglima perang.
Reff :http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbbanten/2015/01/13/benteng-speelwijk-banten-lama/
Selasa, 25 April 2017
Promo Wisata - Pulau Tidung
Wisata Pulau Tidung
Fasilitas :- Ferry Penyeberangan Angke - Tidung
- Penginapan Homestay AC
- Makan 3 kali (Siang 1x, malam 1x, sarapan 1x)
- Perlengkapan snorkling
- Sepeda Untuk Keliling Pulau
- Foto Under Water
- BBQ
- Local Guide
Minat Wisata ke Pulau Tidung Hub : Firman 081280988796.
Wisata Gunung Salak Endah - Curug Cigamea
Tempat Wisata Curug Cigamea berada di lokasi Desa Gunungsari, Kecamatan Pamijahan,
Kabupaten Bogor, merupakan bagian dari kawasan wisata Gunung Salak
Endah . Untuk menuju ke lokasi air terjun, pengunjung menempuh perjalanan dengan
berjalan kaki dari areal parkir, melalui jalan menurun kiria kira 10 - 12 menit dan kurang lebih 350
meter.
Jarak tempuh dari kota bogor ke Kawasan wisata Gunung Salak Endah, sekitar 29,2 km via Jalan raya Ciapus dengan waktu tempuh kira-kira 1,5 Jam
Berikut gambar yang bisa di ambil pengunjung diseputar ke indahan Wisata Curug Cigamea :
Selamat berlibur mengunjungi "Curug Cigamea"
Jarak tempuh dari kota bogor ke Kawasan wisata Gunung Salak Endah, sekitar 29,2 km via Jalan raya Ciapus dengan waktu tempuh kira-kira 1,5 Jam
Berikut gambar yang bisa di ambil pengunjung diseputar ke indahan Wisata Curug Cigamea :
Liputan Zahran Travel
Selamat berlibur mengunjungi "Curug Cigamea"
Pulau Pari
Pantai Pasir Perawan merupakan destinasi yang bikin penasaran ketika
memutuskan untuk ngebolangs ke Pulau Pari di Kepulauan Seribu, Jakarta.
Bulan Januari yang dipenuhi dengan rintik hujan tidak menyurutkan
keinginan tersebut. Jadilah 20 orang bergabung untuk mengunjungi Pulau
yang bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1.5 hingga 2 jam dari Pelabuhan
Muara Angke.
Sabtu 12 Januari 2013, jam 6 pagi cuaca diseputaran Angke tidak terlalu cerah. Akibatnya beberapa orang yang dadakan memutuskan untuk bergabung mungkin masih asik dengan selimutnya. Sehingga jam 7:15 rombongan ngebolangs baru kumlit berkumpul di Kapal Sinar Laut, yang akhirnya berangkat pada pukul setengah delapan. Maaf ya Pak Kapten Zakar… ayoooo kita ngebolangs.
Setengah sepuluh kita sudah tiba di Pulau Pari, dan Robby guide local yang ternyata masih sepupu dengan rekan kita Ronny (Pulau TIdung). Sudah menyiapkan homestay yang tidak jauh dari Dermaga. Homestay kita bertepatan dengan rumah yang membudidayakan bakau (mangrove). Untuk yang ingin menanam bakau sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, bisa membeli bakau-bakau muda ini dengan harga seribu rupiah per batang. Sebelum makan siang kita menyempatkan diri menyambangi wilayah Barat Pulau yang merupakan lokasi penelitian LIPI. Melewati jalur yang tenang, tidak seramai Pulau TIdung. Dan lokasinya bisa ditempuh dengan bersepeda santai.
Setelah makan siang akhirnya waktu snorkelingpun tiba. Spot pertama adalah APL (Area Perlindungan Laut). Ini memang merupakan spot yang punya begitu banyak jenis ikan laut dangkal, dan lagi-lagi lebih beragam dibanding yang ada di Pulau Tidung Kecil. Sayangnya karena cuaca yang kurang mendukung, kita urung ke spot yang punya nama Bintang Rama dan Pulau Burung. Jadilah kita berfoto-foto di Pulau kecil bernama Tikus.
Dan hujan akhirnya menemani sore kita, sehingga kita batal berburu sunset Pulau TIdung. Tapi, semua terbayar saat kita menikmati barbeque ikan dan juga sejenis siput laut yang bahasa Pulaunya Kedong Kedong, tambah serunya kita barbeque di Pantai Pasir Perawan yang malam itu surut hingga ratusan meter. Nikmat dan Bolangers yang belum pernah, harus mencicipinya.
Pantai Pasir Perawan ternyata saat pagi hari kembali pasang, dan sampan bersama pendayungnya bisa kita pergunakan untuk melintasi hutan bakau yang belum terlalu rapat. Namun bakau-bakau inilah yang membuat pantai menjadi begitu tenang airnya. Dan sangat berbeda setelah melintasi barisan bakau, karena ombak dari laut lepas langsung menggoyangkan sampan yang berisikan lima orang ini. Dengan hanya Rp.30.000,- kita bisa menikmati sensasi bersampan selama 30 menit.
Bermain di Pantai Perawan bisa juga diisi dengan volley Pantai atau santai di atas ban yang banyak disewakan. Ataupun sekedar santai di sawung-sawung yang banyak terdapat di sana. Oh iya, untuk tarif masuk dan parkir sepeda dikenakan biaya RP.3.500,-. Senangnya bermain di Pantai sebagus ini yang tidak terlalu ramai wisatawan. Karena memang Pulau Pari lebih tenang dan teratur dibandingkan Pulau Tidung ataupun Pulau Pramuka.
Bagaimana? Tertarik juga ke Pulau Pari?
Sabtu 12 Januari 2013, jam 6 pagi cuaca diseputaran Angke tidak terlalu cerah. Akibatnya beberapa orang yang dadakan memutuskan untuk bergabung mungkin masih asik dengan selimutnya. Sehingga jam 7:15 rombongan ngebolangs baru kumlit berkumpul di Kapal Sinar Laut, yang akhirnya berangkat pada pukul setengah delapan. Maaf ya Pak Kapten Zakar… ayoooo kita ngebolangs.
Setengah sepuluh kita sudah tiba di Pulau Pari, dan Robby guide local yang ternyata masih sepupu dengan rekan kita Ronny (Pulau TIdung). Sudah menyiapkan homestay yang tidak jauh dari Dermaga. Homestay kita bertepatan dengan rumah yang membudidayakan bakau (mangrove). Untuk yang ingin menanam bakau sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, bisa membeli bakau-bakau muda ini dengan harga seribu rupiah per batang. Sebelum makan siang kita menyempatkan diri menyambangi wilayah Barat Pulau yang merupakan lokasi penelitian LIPI. Melewati jalur yang tenang, tidak seramai Pulau TIdung. Dan lokasinya bisa ditempuh dengan bersepeda santai.
Setelah makan siang akhirnya waktu snorkelingpun tiba. Spot pertama adalah APL (Area Perlindungan Laut). Ini memang merupakan spot yang punya begitu banyak jenis ikan laut dangkal, dan lagi-lagi lebih beragam dibanding yang ada di Pulau Tidung Kecil. Sayangnya karena cuaca yang kurang mendukung, kita urung ke spot yang punya nama Bintang Rama dan Pulau Burung. Jadilah kita berfoto-foto di Pulau kecil bernama Tikus.
Dan hujan akhirnya menemani sore kita, sehingga kita batal berburu sunset Pulau TIdung. Tapi, semua terbayar saat kita menikmati barbeque ikan dan juga sejenis siput laut yang bahasa Pulaunya Kedong Kedong, tambah serunya kita barbeque di Pantai Pasir Perawan yang malam itu surut hingga ratusan meter. Nikmat dan Bolangers yang belum pernah, harus mencicipinya.
Pantai Pasir Perawan ternyata saat pagi hari kembali pasang, dan sampan bersama pendayungnya bisa kita pergunakan untuk melintasi hutan bakau yang belum terlalu rapat. Namun bakau-bakau inilah yang membuat pantai menjadi begitu tenang airnya. Dan sangat berbeda setelah melintasi barisan bakau, karena ombak dari laut lepas langsung menggoyangkan sampan yang berisikan lima orang ini. Dengan hanya Rp.30.000,- kita bisa menikmati sensasi bersampan selama 30 menit.
Bermain di Pantai Perawan bisa juga diisi dengan volley Pantai atau santai di atas ban yang banyak disewakan. Ataupun sekedar santai di sawung-sawung yang banyak terdapat di sana. Oh iya, untuk tarif masuk dan parkir sepeda dikenakan biaya RP.3.500,-. Senangnya bermain di Pantai sebagus ini yang tidak terlalu ramai wisatawan. Karena memang Pulau Pari lebih tenang dan teratur dibandingkan Pulau Tidung ataupun Pulau Pramuka.
Bagaimana? Tertarik juga ke Pulau Pari?
Pulau Lima - Banten Lama
Pulau yang satu ini mudah untuk dijangkau, karena hanya butuh waktu
kurang dari setengah jam melalui Pelabuhan Karangantu yang ada di
Kawasan Banten Lama, kita akan bisa menikmati Pulau cantik ini.
Pulau dengan luas sekitar 3,5 hektar ini, punya pasir putih dan hutan mangroove. Pulau Lima bisa dicapai dengan kendaraan pribadi ataupun umum. Malah ada stasiun kereta api kecil dekat Pelabuhan Karangantu. Perjalanan dari Kota Serang ke Pelabuhan Karangantu sekitar 30 menit. Sementara kendaraan umum ada yang langsung menuju Pelabuhan dari Serang.
Harga sewa perahu antar jemput mulai dari Rp.200.000,- yang bisa memuat hingga 15 orang. Kalaupun mau bermalam di Pulau Lima, tersedia penginapan yang biayanya sekitar lima ratus hingga delapan ratus ribu rupiah permalam.
referensi : https://www.facebook.com/ngebolangs/?fref=ts
Pulau dengan luas sekitar 3,5 hektar ini, punya pasir putih dan hutan mangroove. Pulau Lima bisa dicapai dengan kendaraan pribadi ataupun umum. Malah ada stasiun kereta api kecil dekat Pelabuhan Karangantu. Perjalanan dari Kota Serang ke Pelabuhan Karangantu sekitar 30 menit. Sementara kendaraan umum ada yang langsung menuju Pelabuhan dari Serang.
Harga sewa perahu antar jemput mulai dari Rp.200.000,- yang bisa memuat hingga 15 orang. Kalaupun mau bermalam di Pulau Lima, tersedia penginapan yang biayanya sekitar lima ratus hingga delapan ratus ribu rupiah permalam.
referensi : https://www.facebook.com/ngebolangs/?fref=ts
Bisnis Online
Apa itu bisnis online?
Pasti sudah banyak yang tahu, apa itu bisnis online. Soalnya sejak
booming beberapa tahun lalu, bisnis ini terus saja berkembang dan makin
banyak orang yang ingin terjun ke dunia bisnis ini. Namun masih ada
juga yang belum begitu paham mengenai bisnis online.
Umumnya mereka yang baru saja mencicipi teknologi internet, atau mereka yang baru belakangan ini saja mulai tertarik dengan kegiatan bisnis di internet. Bisnis online itu merupakan sebuah kegiatan bisnis yang dilakukan secara online dengan menggunakan perangkat komputer yang tersambung ke jaringan internet. Perangkat komputer ini bisa saja desktop, notebook, netbook, ataupun smartphone.
Intinya adalah kegiatan bisnis yang memanfaatkan jaringan internet. Sayangnya, meskipun bisnis online ini makin banyak peminatnya di Indonesia.
Beberapa Kelebihan Bisnis Online :
1. Modal yang kecil
2. Tidak perlu memliki banyak karyawan
3. Tidak perlu menyewa ruang kantor atau toko
4. Tidak perlu keluar banyak uang untuk transfortasi
5. Dapat beroperasi 24 jam sehari
6. Pasar yang tidak terbatas
7. Dapat dilakukan dimana saja
Lalu bagaimana caranya bisnis dimulai? Harus ada tempat menjual yaitu berupa alat seperti Web, Blog yang dapat anda buat sendiri ataupun menggunakan jasa pembuat Web ataupun Blog. Web ataupun blog ini bila secara offline merupakan tempat menjual seperti toko, warung dll. Dapat juga menggunakan web iklan gratis ataupub dapat menggunakan media sosial seperti facebook sebagai sarana untuk promosi dan jualan online.
Lalu apakah ada Bisnis yang netter tinggal jalankan tanpa perlu membuat web ataupun bingung mau menjual produk untuk bisnis online?. Jawabannya banyak sekali, netter bisa menjalankan bisnis reseller atau reseller dropship. hanya dengan menjadi member anda sudah bisa mempromosikan produk yang ada di web jual beli online. Apakah hanya itu? Tidak masih banyak lagi Bisnis online yang dapat netter peroleh misal nya Bisnis Travel And Tour
"Semoga Bermanfaat"
Umumnya mereka yang baru saja mencicipi teknologi internet, atau mereka yang baru belakangan ini saja mulai tertarik dengan kegiatan bisnis di internet. Bisnis online itu merupakan sebuah kegiatan bisnis yang dilakukan secara online dengan menggunakan perangkat komputer yang tersambung ke jaringan internet. Perangkat komputer ini bisa saja desktop, notebook, netbook, ataupun smartphone.
Intinya adalah kegiatan bisnis yang memanfaatkan jaringan internet. Sayangnya, meskipun bisnis online ini makin banyak peminatnya di Indonesia.
Beberapa Kelebihan Bisnis Online :
1. Modal yang kecil
2. Tidak perlu memliki banyak karyawan
3. Tidak perlu menyewa ruang kantor atau toko
4. Tidak perlu keluar banyak uang untuk transfortasi
5. Dapat beroperasi 24 jam sehari
6. Pasar yang tidak terbatas
7. Dapat dilakukan dimana saja
Lalu bagaimana caranya bisnis dimulai? Harus ada tempat menjual yaitu berupa alat seperti Web, Blog yang dapat anda buat sendiri ataupun menggunakan jasa pembuat Web ataupun Blog. Web ataupun blog ini bila secara offline merupakan tempat menjual seperti toko, warung dll. Dapat juga menggunakan web iklan gratis ataupub dapat menggunakan media sosial seperti facebook sebagai sarana untuk promosi dan jualan online.
Lalu apakah ada Bisnis yang netter tinggal jalankan tanpa perlu membuat web ataupun bingung mau menjual produk untuk bisnis online?. Jawabannya banyak sekali, netter bisa menjalankan bisnis reseller atau reseller dropship. hanya dengan menjadi member anda sudah bisa mempromosikan produk yang ada di web jual beli online. Apakah hanya itu? Tidak masih banyak lagi Bisnis online yang dapat netter peroleh misal nya Bisnis Travel And Tour
"Semoga Bermanfaat"
Langganan:
Postingan (Atom)












